Ianaba Blog

Tips Bloger, Trik, dan Informasi

Cara Instalasi Aplikasi Dapodik 2017

Sebelum memulai Instalasi ada hal-hal yang perlu harus dipersipkan terlebih dahulu.

a. Persiapan Instalasi

a. Kode registrasi dan Akun Petugas Pendataan
Sebelum memulai proses instalasi aplikasi Dapodik Versi 2017, petugas pendataan harus memastikan telah memiliki kode registrasi dan Akun Petugas Pendataan yang akan digunakan dalam proses instalasi.

b. Unduh Aplikasi Dapodik

Aplikasi Dapodik V.2017 saat ini tersedia dalam bentuk file installer yang merupakan hasil perbaikan dan pengembangan dari aplikasi versi sebelumnya. Untuk mengunduh Aplikasi Dapodik Versi 2017, lakukan langkah-langkah sebagai berikut:

Jalankan peramban web (Google Chrome atau Mozilla Firefox), lalu ketikkan http://dapo.dikdasmen.kemdikbud.go.id/laman/unduh di address bar.
2) Klik menu "Unduh" dan klik Installer Dapodik Versi 2017 seperti di bawah ini, lalu simpan di lokal komputer/laptop.

Klik menu "Unduh" dan klik Installer Dapodik Versi 2017 seperti di bawah ini, lalu simpan di lokal komputer/laptop.

c. Generate Prefill Aplikasi Dapodik

Generate prefill adalah tahapan untuk mengambil database awal sekolah dari server agar dapat diregistrasikan di aplikasi Dapodik secara offline (dalam bentuk file *.prf). Generate prefill merupakan database hasil sinkronisasi terakhir sekolah.
Untuk meningkatkan keamanan dari segi pengguna, saat ini proses generate prefill dapat dilakukan setelah pengguna berhasil login menggunakan username, password, dan kode registrasi Dapodik sekolah yang aktif.

d. Pengaturan waktu pada komputer

Langkah berikutnya adalah melakukan pengaturan waktu pada komputer. Hal ini penting dilakukan untuk memastikan proses sinkronisasi data berjalan lancar.

e. Program pengamanan dinonaktifkan
 
Agar proses instalasi aplikasi Dapodik dapat berjalan dengan lancar, beberapa program pengamanan perlu dinonaktifkan, contohnya:

1) Deep Freeze: harus dinonaktifkan.

2) Antivirus yang membuat service database tidak berjalan sebagaimana seharusnya misalnya Avast, Avira, Symantec, Antivir harus dinonaktifkan atau dihapus. Antivirus yang disarankan adalah Windows Defender atau Microsoft Essentials. Antivirus ini dapat diunduh di laman resmi Windows dan tidak berbayar.

3) Windows Firewall dinonaktifkan jika ingin menggunakan entri data dengan menggunakan jaringan.

f. Menyiapkan Kode Registrasi Aplikasi Dapodik

Kode registrasi adalah “kunci” untuk memuat data sekolah. Kode registrasi diterbitkan oleh Direktorat Jenderal Pendidikan Dasar dan Menengah bagi sekolah yang telah terdaftar di PDSP-K dan memiliki NPSN. Kode registrasi didapat dari dinas kabupaten/kota (KK-DATADIK)

Langkah-langkah Instalasi Aplikasi Dapodik

Setelah semua tahapan persiapan instalasi dilakukan, maka langkah selanjutnya adalah melakukan instalasi dengan menjalankan file full installer yang telah diunduh. Panduan ini menggunakan aplikasi dapodik V.2017. Proses instalasi dengan status normal akan berlangsung cukup lama yaitu sekitar 15 menit. Selengkapnya ikuti langkah-langkah sebagai berikut:

1) Siapkan file installer yang sudah diunduh. Sebelum melakukan instalasi, sangat disarankan untuk menutup program lainnya.

2) Klik ganda file installer, jika muncul security warning, pilih “Yes” atau untuk komputer dengan sistem operasi windows dengan versi tertentu, klik “Run Anyway”.

3) Selanjutnya akan ditampilkan tampilan jendela aplikasi Dapodik, pilih “Lanjut”.

4) Pada jendela perjanjian persetujuan, pilih “Saya Setuju” dan klik “Lanjut”.

5) Selanjutnya pada jendela “Pilih lokasi tujuan” dan secara default otomatis akan mengarahkan lokasi instalasi di “C:\Program Files(x86)\Dapodik”. Pilih “Lanjut”.

6) Pilih folder Start Menu. Secara default, sistem akan otomatis mengisi “Dapodik”. Pilih “Lanjut”.

7) Masuk ke jendela persiapan memasang aplikasi Dapodik, klik “Pasang” untuk memulai proses instalasi aplikasi.

8) Proses instalasi aplikasi Dapodik sedang berjalan. Tunggu hingga proses pemasangan ini selesai.

9) Untuk mengakhiri proses pemasangan aplikasi Dapodik, klik “Selesai”.

10) Setelah proses instalasi maka akan muncul ikon aplikasi Dapodik di halaman desktop. Klik ganda pada ikon untuk membuka aplikasi.

SELAMAT APLIKASI DAPODIK 2017 SUDAH TERINSTAL

Saber Pungli Sekolah Harus Berhati-hati dalam Mengadakan Pungutan

Itikad baik dari pemerintah haruslah di dukung penuh oleh kalangan semua pihak terutama dalam hal membrantas setiap pungutan liar yang terjadi selama ini. Dengan gencarnya pembrantasan pungli sekolah pun harus berhati-hati dalam mengadakan pungutan. Jangan sampai karena pungutan sekolah bisa dinyatakan melanggar hukum.

58 item saber pungli

Terkait dengan hal itu disini saya bagikan 58 item yang perlu diketahui terkait larangan pungutan yang dilakukan di sekolah :

1. Uang pendaftaran masuk
2. Uang SSP / komite
3. Uang OSIS
4. Uang ekstrakulikuler
5. Uang ujian
6. Uang daftar ulang
7. Uang study tour
8. Uang les
9. Buku ajar
10. Uang paguyupan
11. Uang wisuda
12. Membawa kue/makanan syukuran
13. Uang infak
14. Uang foto copy
15. Uang perpustakaan
16. Uang bangunan
17. Uang LKS dan buku paket
18. Bantuan Insidental
19. Uang foto
20. Uang biaya perpisahan
21. Sumbangan pergantian kepala sekolah
22. Uang seragam
23. Biaya pembuatan pagar/fisik dll
24. Iuran untuk membeli kenang-kenangan
25. Uang bimbingan belajar
26. Uang try out
27. Iuran pramuka
28. Asuransi (walau nihil kecelakaan uang tidak dikembalikan
29. Uang kalender
30. Uang partisipasi masyarakat untuk mutu pendidikan
31. Uang koprasi (uang tidak di kembalikan)
32. Uang PMI
33. Uang dana kelas
34. Uang denda ketika siswa tidak mengerjakan PR
35. Uang UNAS
36. Uang menulis ijazah
37. Uang formulir
38. Uang jasa kebersihan
39. Uang dana social
40. Uang jasa menyebrangkan siswa
41. Uang map ijazah
42. Uang STTB legalisir
43. Uang ke UPTD
44. Uang administrasi
45. Uang panitia
46. Uang jasa guru mendaftarkan ke sekolah selanjutnya
47. Uang listrik
48. Uang computer
49. Uang bapopsi
50. Uang jaringan internet
51. Uang Materai
52. Uang kartu pelajar
53. Uang Tes IQ
54. Uang tes kesehatan
55. Uang buku TaTib
56. Uang MOS
57. Uang tarikan untuk GTT {Guru Tidak Tetap}
58. Uang Tahunan {kegunaan gak jelas}

Nah jika masyarakat mengetahui terkalit pungli yang terjadi bisa juga menghubungi alamat berikut :

* WEBSITE          : http://saberpungli.id
* SMS                   : 1193
* CALL CENTER : 193
Laporan masyarakat disertai dengan Identitas Pelaku, Lokasi Kejadian dan Instansinya (Identitas Pelapor akan dirahasiakan).

Sistematika Pembuatan Proposal Dana Bantuan KKG Tahun 2017

Berikut sistematika penulisan profil KKG/MGMP/MKKS sesuai Surat Edaran dari DIREKTORAT JENDERAL GURU DAN TENAGA KEPENDIDIKAN Akamat : Jalan Jenderal Sudirman, Gedung D Lantai II, Senayan, Jakarta 10270 KKG/MGMP/MKKS Perihal Bantuan Pemerintah bagi KKG/MGMP/MKKS yang sekirannya bermanfaat bagi yang membutuhkan.

HALAMAN JUDUL
Memuat judul profll, nama ketua KKG/MGMP/MKKS, nama KKG/MGMP/MKKS, alamat KKG/MGMP/MKKS, nomor telepon ketua KKG/MGMP/MKKS. e-mail ketua KKG/MGMP/MKKS, lokasi kabupaten/kota dan provinsi serta tahun pengajuan (2017).

HALAMAN PENGESAHAN
Halaman pengesahan ditandatangani oleh ketua KKG/MGMP/MKKS.

KATA PENGANTAR
Memuat uraian kalimat tentang maksud dan tujuan pembuatan profil dan hal-hal terkait secara umum.

DAFTAR ISI
Memuat judul/sub judul isi profil.

BAB I. PENDAHULUAN
Memuat latar belakang yang berisi tentang komitmen KKG/MGMP/MKKS terhadap peningkatan mutu guru/kepala sekolah, tujuan program yang akan dibiayai, manfaat, sasaran, dan hasil yang diharapkan yaitu dihasilkannya paket soal USBN 2017 dan penguatan pendidikan karakter di sekolah.

BAB II, DESKRIPSI SINGKAT PROGRAM YANG TELAH DILAKSANAKAN
Memuat uraian tentang kegiatan yang telah dilaksanakan di KKG/MGMP/MKKS terutama tentang penyusunan soal dan pendidikan karakter.

Bab III. RENCANA KEGIATAN YANG DIUSULKAN
Memuat 5 W + 2H (what, where, when, why, who, how to, and how much), yaitu what = menjelaskan nama kegiatan/pelatihan; where = menjelaskan tempat pelaksanaan kegiatan; when = menjelaskan waktu pelaksanaan; who = menjelaskan peserta, narasumber, fasilitator, instruktur yang terlibat dalam kegiatan; how to = menjelaskan strategi dan metode pelaksanaan program; how much = menjelaskan biaya yang dibutuhkan.

Secara ringkas isi rencana kegiatan adalah nama kegiatan, strategi dan metode pelaksanaan program, materi kegiatan, narasumber/instruktur guru inti, waktuljadwal pelaksanaan, tempat pelaksanaan, biaya, metode pemantauan dan evaluasi program, dan sistem pelaporan dari kegiatan yang akan dilaksanakan pada tahun 2017.

BAB IV. PENUTUP
Kesimpulan kegiatan yang akan dilaksanakan bantuan pemerintah.

LAMPIRAN

  1. Tabel ringkasan Rencana Kegiatan KKGIMGMPIMKKS (nama kegiatan, strategi dan metode pelaksanaan program, materi kegiatan, narasumber/instruktur guru inti, waktu/jadwal pelaksanaan, tempat pelaksanaan, biaya), ditandatangani oleh ketua KKG/MGMP/MKKS sesuai dengan peruntukannya.
  2. Susunan pengurus dan data anggota KKGIMGMPIMKKS sesuai format yang telah ditentukan.
  3. Fotokopi buku tabungan dengan rekening yang masih aktif pada bank pemerintah atas KKG/MGMP/MKKS (bukan atas nama pribadi) atau rekening sekolah yang dijadikan sekolah inti/sekretariat/sanggar KKG/MGMP/MKKS tersebut, dengan memiliki saldo minimal 250.000,- (dua ratus lima puluh ribu rupiah) atau sesuai dengan aturan bank masing-masing.
  4. Fotokopi NPWP yang masih aktif atas nama KKG/MGMP/MKKS (bukan atas nama pribadi) sesuai dengan peruntukannya atau Fotokopi NPWP sekolah yang dijadikan sekolah KKG/MGMP/MKKS tersebut.
  5. Rekap pelaksanaan kegiatan yang pemah dilaksanakan dalam I (satu) tahun terakhir.
  6. Fotokopi KTP/SIM dari Ketua, Sekretaris, dan Bendahara.

Adapun kriteria KKG/MGMP/MKKS yang memenuhi syarat penerirna bantuan pemcrintah adalah
sebagai berikut:

  1. Mempunyai struktur organisasi kepengurusan yang disahkan oleh Dinas Pendidikan Kabupaten/Kota/Provinsi;
  2. Kepengurusan KKG/MGMP/MKKS terdiri atas Ketua, Sekretaris, Bendahara, dan bidang lainnya;
  3. Aktifmelaksanakan kegiatan setidaknya dalam I (satu) tahun terakhir, yang dibuktikan dengan adanya laporan perternuan secara berkala dan bukti ftsik hasil pelaksanaan kegiatan; dan
  4. Mernpunyai rekening dan NPWP yang rnasih aktif pada bank pemerintah atas nama KKG/MGMP/MKKS (bukan atas nama pribadi) atau rekening dan NPWP sekolah yang dijadikan sekolah inti KKG/MGMP/MKKS tersebut.

Jumlah penerirna bantuan pemerintah bagi KKG/MGMP/MKKS setiap Kabupaten/Kota di seluruh provinsi akan disesuaikan dengan kemampuan anggaran pemerintah. Pengajuan usulan nama berikut profil KKG/MGMP/MKKS yang akan menerima bantuan pemerintah paling lambat di terima tanggal 31 Januari 2017 dalam bentuk hard copy dan soft copy.

Cara Pasang Alat Parse di Blog dengan Mudah

Para pembaca yang setia kali ini saya akan memberikan tips tentang blogging yaitu Cara memasang alat parse kode html pada laman, dengan alat parse ini kita bisa memparse kode unit iklan adsense, karena jika akan memasang kode iklan adsense pada setiap postingan maka kode tersebut harus di parse dulu sebelum diletakkan pada area template blog.

Jika tidak kemungkinan besar akan terjadi error pada blog anda, dengan tujuan itu jika ingin memasang alat parse pada blog bisa mengikuti atau menggunak kode scrip yang saya bagikan. Silahkan tempelkan pada laman anda pada mode HTML.

Cara pasang alat parse

Ok langsung saja copy script berikut ini.

<div dir="ltr" style="text-align: left;" trbidi="on">
<div class="style1">
<div dir="ltr" style="text-align: left;" trbidi="on">
<div class="style1">
<div style="text-align: center;">
<span style="font-family: Arial, Courier, monospace; font-size: medium;"><b><u><a href="http://www.ianabaa.blogspot.com/" target="_blank">Alat Parse Html Tool</a></u></b></span><br />
<br /></div>
<center>
    <b><span style="font-family: Courier New, Courier, monospace;">
    </span><div class="style1">
<span style="font-family: Arial, Courier, monospace;">Silahkan anda Masukkan Kode Script Html kedalam Kotak dibawah ini</span><br />
<span style="font-family: Arial, Courier, monospace;">Kemudian Klik "<span style="color: blue;">Convert</span>"<i>&nbsp;</i></span></div>
</b></center>
<center>
    <b>
    <div style="text-align: center; width: 100%;">
<div style="margin: 0 auto; padding: 0; width: 100%;">
<div id="mainDiv" style="padding: 2px 0;">
<textarea cols="21" id="tarea" onfocus="code_check();" rows="10" style="font-size: 12px; height: 80%; width: 80%;"></textarea>
    <br />
<div style="margin: 0 auto; padding: 5px 0; width: 95%;">
<button onclick="code_convert();" style="margin-right: 5px;" type="button">Convert</button>
    <button onclick="code_clear();" style="margin-left: 5px;" type="button">Clear</button> </div>
</div>
</div>
</div>
<script>
    function code_check(){
    var focuscheck=document.getElementById('tarea');if(focuscheck.value.indexOf('Pastekan Disini Kode yang Akan Anda Pasang pada Postingan Blog')>0)focuscheck.value='';}
    function code_clear(){
    var wtarea=document.getElementById('tarea');wtarea.value='';}
    function code_convert(){
    var ctarea=document.getElementById('tarea');var toConvert=ctarea.value;
    var toConvert=toConvert.replace(/&/g,"&amp;");
    var toConvert=toConvert.replace(/'/g,"&#039;");
    var toConvert=toConvert.replace(/"/g,"&quot;");
    var toConvert=toConvert.replace(/</g,"&lt;");
    var toConvert=toConvert.replace(/>/g,"&gt;");
    ctarea.value=toConvert;ctarea.focus();ctarea.select();};
    </script>
    </b></center>
</div>
</div>
Dengan memasang kode di atas maka Anda sudah bisa memasang alat parse untuk keperluan blog Anda dan juga tentunya bisa di manfaatkan pula oleh orang lain yang membutuhkan.

Sekian Terimakasih

PROGRAM ANALISIS ULANGAN


ANALIS tentu tidak asing bagi guru. Kadang guru akan merasa bosanketika ingin membuat suatu analisis. Apalagi dikerjakannya secara manual. Kami ingin berbagi kepada setiap guru yang inginmembuat suatu analisis terutama analisis ulangan. Adapun keunggulan dari aplikasi ini adalah :

  1. Perhitungan nilainya yang sistematis terprogram.
  2. Dapat langsung mendeteksi apakah anak tersebut sudah tuntas atau belum sesuai KKM yang telah ditetapkan.
  3. dll
Aplikasi ini dibuat dengan memanfaatkan program microsoft excel yang sudah diproteksi disetiap 
programnya. Harap bagi para pengguna tidak mengubah apapun dari aplikasi ini tanpa seijin pemiliknya.
Tentunya aplikasi ini masih banyak kekurangan, kritik dan saran sangat kami harapkan di komentar yang telah disediakan. SEMOGA BERMANFAAT. "JAYA GURU"

DOWNLOAD PRONALIS (4shared)

DOWNLOAD PRONALIS (mediafire)

Kemendikbud Kembangkan Living Curiculum


Kementerian Pendidikan dan Kebudayaan (Kemendikbud) saat ini tengah mengembangkan konsep living currikulum.


Sebuah konsep kurikulum yang hidup dengan frame tetap, tapi implementasinya adaptif iteratif.


Plt Pusat Kurikulum dan Buku (Puskurbruk) Kemendikbud Prof. Nizam mengungkapkan, konsep tersebut di kembangkan karena pihaknya belum puas dengan hasil revisi kurikulum 2013 (K-13).
"Memang masih ada kekurangannya, tapi kan tidak bisa kita menunggu sempurna semuanya. Oleh karenanya kami kembangkan konsep living curriculum," ungkap Nizam kepada JPNN, Senin (31/10).


Nizam yang juga kepala Pusat Penelitian dan Pengebangan ini menambahkan, pihaknya mendorong Badan Standar Nasional Pendidikan (BNSP) dan tim pengembang kurikulum agar menjadikan learning outcomes-nya lebih bernakna dan membumi.


Saat ini, kata Nizam, konsep pembaruan kurikulum sselalu bentuknnya overhaul keseluruhan (bongkar total)


Dimana keseluruhan bangun kurikulum seolah diubah, yang dampaknya luar biasa besar.


"Dari dokumen kurikulum, silabus, pembelajaran, sampai buku dan lembar kerja siswa berubah semua. Guru harus dilatih ulang secara keseluruhan. Mahal sekali biayanya, ramai sekali hebohnya, "paparnya".


Padahal menurut Nizam, kandungan pengetahuannya sendiri (koneledge content) relatif tetap.


Hukum Archimedes dari zaman Beliau masih hidup dua ribu tahun lalu sampai jiamat ya tetap sama. Sejarah Diponegoro dari zaman penjajahan sampai zaman orang mendarat di Planet Mars ya tetap sama.


"yang berubah adalah kompetensi yang ingin dicapai, learning outcomes-nya. Dan itu sifatny dinamis. Berubah dengan waktu, berubah dengan kemajuan ilmu pengetahuan dan teknologi, berubah dengan perubahan sosial budaya masyarakat. Nah disinilah konsep living curriculumtersebut," paparnya.


Lanjut dikatakan Nizam, mestinya kurikulum itu berubah secara dinamis dan fleksibel, sehingga selalu kontekstual dengan perkembangan zaman‎.


‎Setiap praktik baik dan dinamika masyarakat dapat diadopsi dan masuk ke dalam penyempurnaan kurikulum.


Seperti halnya curriculum cambridge yang umurnya konon sudah lebih dari 170 tahun, tapi selalu relevan dengan kemajuan zaman karena perubahannya terjadi secara organik, tumbuh dengan keadaan berdasarkan praktik baik yang terjadi di lapangan


"‎Jadi revisi kemarin menjadi titik berangkatnya. ‎Penyempurnaan terus dilakukan tapi secara perlahan berdasar umpan balik dari lapangan. ‎Kalau konsep lama kan rumahnya dibongkar total, bangun rumah baru," pungkasnya. (esy/jpnn)


Demikian info yang dapat diberikan pada dunia pendidikan bagi para pembaca.


Sumber info : http/onklikbaca.com

Sertifikasi akan dipercepat. Ada apa?

Kementerian Pendidikan dan Kebudayaan (Kemendikbud) akan mempercepat proses sertifikasi guru yang masih mencapai 7.000 guru.
Langkah tersebut sejalan dengan amanah Undang-Undang (UU) Guru dan Dosen. Kepala Bagian Peraturan Perundang- undangan Biro Hukum Kementerian Pendidikan dan Kebudayaan (Kemendikbud) Khalid Fathoni mengatakan, sesuai dengan amanah UU No 14/2005 tentang Guru dan Dosen, sertifikasi guru sudah harus selesai akhir Desember ini.
Menurut dia, jika Kemendikbud tidak mampu melaksanakan amanah tersebut, kementerian akan dianggap melanggar peraturan perundangan tersebut. ”Kami sedang bahas bagaimana teknis percepatan (sertifikasi guru). Karena kalau tidak nanti kita sama-sama melanggar UU,” katanya seusai menghadiri acara Exhibition for International School in Indonesia kemarin di Jakarta. Khalid menambahkan, total guru yang belum disertifikasi ada 7.000 orang.
Kemendikbud saat ini sedang membahas bagaimana mempercepat sertifikasi. Dia mengakui, jika proses sertifikasi formal masih melalui lembaga pendidik tenaga kependidikan (LPTK), amanah UU tersebut tidak akan tercapai. Oleh karena itu, ada rencana percepatan dengan melihat dedikasi guru. Misalnya seorang guru sudah mengikuti tes sertifikasi berkali-kali tetapi tidak lulus. Karena itu Kemendikbud akan melihat rekam jejaknya. Jika dedikasinya bagus, dia berhak mendapat sertifikat.
Namun bila memang guru itu masih harus mengikuti pelatihan, masa pelatihannya diperpendek. Menurut dia, seandainya hingga Desember nanti masih ada guru yang belum tesertifikasi, Kemendikbud akan membuat peraturan pemerintah pengganti UU (perppu). Alternatif lain Kemendikbud akan mengajukan revisi atas UU Nomor 14/2005 tentang Guru dan Dosen tersebut, khususnya tentang sertifikasi guru.
”Memang harus semua guru disertifikasi tahun ini. Kalau tidak kita akan merevisi UU atau alternatifnyaperppuatauapa. Tapi semua perubahan kebijakan itu masih kita bahas,” terangnya. Menurut dia, jika guru belum tesertifikasi, sanksinya status gurunya harus dicabut dan dia diturunkan menjadi tenaga kependidikan saja. Tenaga kependidikan itu misalnya kepala tata usaha dan pustakawan. Guru yang belum tesertifikasi juga akan kehilangan hak profesionalitasnya. Hal ini berarti dia masih bisa mengajar, tetapi haknya sebagai guru tidak akan diberikan lagi kepadanya.
”Bahkan bisa diterjemahkan guru itu sudah tidak layak menjadi guru,” ujarnya. Sekjen Federasi Guru Independen Indonesia (FGII) Iwan Hermawan mendukung percepatan sertifikasi guru. Sertifikasi itu tanggung jawab Kemendikbud yang diamanahkan UU. Iwan menjelaskan, sebenarnya percepatan itu adalah penggabungan portofolio guru sebagai syarat sertifikasi pada 2006 hingga saat ini dengan pendidikan profesi guru (PPG) sebagai pengganti portofolio.
Namun Kemendikbud harus meneliti kembali portofolio yang diajukan guru. Sebab kala itu portofolio dihapus lantaran banyak oknum guru yang memalsukan datanya.
Mendikbud: Jangan Targetkan Anak Usia Dini dengan Pendidikan yang Rumit

Mendikbud: Jangan Targetkan Anak Usia Dini dengan Pendidikan yang Rumit

Menteri Pendidikan dan Kebudayaan (Mendikbud), Anies Baswedan mengaku terhenyak saat berjalan-jalan di toko buku menemukan ada kartu baca untuk bayi delapan bulan. Pernah juga ia melihat buku seputar persiapan tes masuk TK (Taman Kanak-kanak) yang dijual di toko buku tersebut. “Anak TK masuk dengan tes?” tanya Mendikbud dalam Seminar Nasional Kurikulum Pendidikan Anak Usia Dini (PAUD) di Yogyakarta, Kamis (28/5).
Di hadapan lebih dari 6.300 pendidik PAUD dari 19 provinsi di Indonesia, Mendikbud mengungkapkan, banyaknya buku semacam itu membuat orang tua merasa takut anaknya akan tertinggal, bahkan terbelakang, jika tidak diberikan materi pendidikan sebanyak mungkin di usia dini. “Jangan sampai anak-anak kita dibekali dengan target-target pendidikan yang rumit.  Tugas kita adalah menyadarkan bahwa ini adalah masa mereka meneruskan karakter pembelajar. Memberikan mereka kesempatan untuk bermain,” tutur Mendikbud.
Dalam buku yang pernah ditulis Bapak Pendidikan Nasional, Ki Hajar Dewantara, disebutkan bahwa bermain adalah tuntutan jiwa anak untuk menuju arah kemajuan hidup jasmani maupun rohani. Mendikbud menambahkan, di Taman Kanak-kanak itulah harus dipastikan kurikulum yang diterapkan membuat proses belajar semakin menyenangkan bagi semua anak usia dini.
“Karenanya kita harus jauhkan anak dari apa yang disebutkan oleh Ki Hajar Dewantara adalah dasar-dasar pendidikan kolonial, yaitu perintah dan hukuman. Gaya pendidikan semacam itu justru akan mengoyak batin anak, rusak budi pekertinya, karena selalu di bawah paksaan dan hukuman yang sering kali tidak setimpal dengan kesalahan yang dilakukan,” ungkapnya membacakan apa yang pernah ditulis Ki Hajar Dewantara.
Sebaliknya, lanjut Mendikbud mengutip tulisan Ki Hajar, mendidik anak seharusnya dengan ketertiban dan tata tentram yang mampu menjaga kelangsungan batin anak. Tetapi anak juga tidak boleh dibiarkan terlalu bebas. Hal yang perlu dilakukan adalah tetap mengamati dan membimbing anak sehingga tumbuh sesuai kondratnya sendiri.  
“Sudahkah kita sebagai pendidik, orang tua, dan masyarakat menyadari konsep Bapak Pendidikan ini? Bukankah kita ingin agar anak-anak kita tumbuh besar sesuai zamannya, bukan tumbuh besar sekadar membuat kita yang mendidik merasa puas. Puas hari ini belum tentu baik di masa depan,” katanya.
Sementara itu, Gubernur Daerah Istimewa Yogyakarta, Sri Sultan Hamengkubuwono X yang juga hadir membuka kegiatan seminar nasional tersebut mengatakan, persepsi tentang PAUD seharusnya diluruskan. Harus disadari PAUD bukan untuk mendinikan sekolah dengan mengajarkan hal-hal yang belum saatnya. PAUD semestinya disesuaikan dengan tahap perkembangan dan potensi anak dan diajarkan melalui cara bermain agar tidak merampas hak anak.

Sumber: klik disini
Back To Top